Memiliki antena radio yang bagus dan kabel pemancar yang mahal akan menjadi sia-sia jika Anda gagal pada tahap paling akhir, yaitu menyolder konektor. Sambungan solder yang buruk (cold solder joint) atau serabut kabel yang korslet di dalam konektor merupakan penyebab utama nilai SWR Meter melonjak tinggi hingga berisiko merusak bahkan membakar IC final radio.
Konektor yang paling umum dipasang secara mandiri oleh amatir radio adalah PL-259 (UHF Male). Memasang konektor ini terlihat sederhana, namun membutuhkan ketelitian karena bodinya yang terbuat dari logam tebal memerlukan panas solder yang cukup tinggi. Berikut panduan langkah demi langkah untuk memasangnya dengan benar.
Persiapan Alat Kerja
- Solder Daya Besar (Minimal 60 Watt): Solder 30W atau 40W biasa tidak akan sanggup memanaskan bodi konektor PL-259. Timah hanya akan menggumpal dan tidak menempel dengan baik.
- Timah Solder (Tinol): Gunakan timah berkualitas baik dengan komposisi 60/40 yang sudah mengandung flux atau rosin di dalamnya.
- Pisau Cutter dan Tang Potong (Nipper)
- Multitester (Avometer): Sangat penting untuk memeriksa kemungkinan korsleting setelah proses pemasangan selesai.
Cara Memasang PL-259 pada Kabel Besar (RG-8 / LMR-400)
Konektor PL-259 pada dasarnya dirancang untuk ukuran kabel koaksial besar dengan diameter sekitar 10 mm, seperti RG-8, RG-213, Belden 9913, maupun LMR-400.
- Masukkan Selongsong Penutup: Masukkan terlebih dahulu selongsong luar (cangkang ulir) konektor ke dalam kabel. Jangan sampai terlupa karena Anda tidak dapat memasangnya setelah bodi utama konektor disolder.
- Kupas Jaket Luar (Sekitar 3 cm): Gunakan cutter untuk mengupas jaket luar kabel sepanjang kurang lebih 3 cm. Hati-hati agar tidak merusak serabut pelindung (braid shield) di dalamnya.
- Potong Serabut (Braid): Sisakan serabut pelindung sekitar 1,5 cm. Rapikan agar tidak ada helai yang menjuntai keluar.
- Kupas Isolator Dalam (Dielektrik): Kupas isolator putih yang menutupi konduktor inti (inner conductor) hingga menyisakan sekitar 2 mm dari pangkal serabut pelindung. Jangan mengupas terlalu pendek agar tidak terjadi korsleting.
- Pasang Bodi Konektor: Masukkan kawat inti ke dalam jarum tengah konektor, kemudian putar bodi konektor searah jarum jam hingga serabut pelindung (braid) terlihat menempel di balik lubang samping konektor.
- Proses Solder Jarum Tengah: Panaskan jarum konektor menggunakan solder, lalu masukkan timah hingga menyatu sempurna dengan konduktor inti. Setelah selesai, potong sisa kawat inti yang menonjol keluar.
- Solder Lubang Samping (Bodi): Tempelkan mata solder panas (60W atau lebih) pada lubang samping konektor. Setelah bodi cukup panas, tambahkan timah hingga menyatu dengan serabut pelindung di dalamnya. Jangan terlalu lama memanaskan konektor karena dapat melelehkan dielektrik kabel.
Cara Memasang PL-259 pada Kabel Kecil (RG-58)
Karena ukuran kabel RG-58 jauh lebih kecil (diameter sekitar 5 mm), Anda wajib menggunakan adaptor tambahan yang disebut Reducer (UG-175). Reducer berbentuk tabung kecil berulir yang berfungsi menyesuaikan ukuran kabel dengan konektor PL-259.
Trik Khusus Reducer (UG-175):
1. Masukkan cangkang luar konektor, lalu masukkan Reducer ke dalam kabel RG-58.
2. Kupas jaket luar kabel sepanjang sekitar 2,5 cm.
3. Urai serabut (braid shield) lalu lipat ke belakang hingga menyelimuti bodi Reducer. Rapikan dan potong bagian yang berlebih.
4. Kupas dielektrik sekitar 1,5 cm untuk memperlihatkan konduktor inti.
5. Pasang bodi utama PL-259 hingga menjepit Reducer dan serabut pelindung di dalamnya. Solder konduktor inti pada jarum tengah konektor. Untuk RG-58, lubang samping bodi umumnya tidak perlu disolder karena ulir Reducer sudah menjepit serabut dengan kuat (crimp by thread).
Langkah Final yang Wajib: Tes Multitester
Setelah selesai menyolder dan memasang cangkang luar konektor, jangan langsung menghubungkannya ke radio atau SWR Meter. Lakukan terlebih dahulu pengujian menggunakan multitester pada mode kontinuitas (Buzzer/Beep) atau Ohm Meter.
- Tes 1 (Cek Korsleting): Tempelkan probe merah ke jarum tengah dan probe hitam ke bodi ulir luar konektor. Multitester tidak boleh berbunyi. Jika berbunyi, berarti terjadi korsleting antara konduktor inti dan shielding.
- Tes 2 (Cek Inti): Tempelkan probe pada jarum konektor di kedua ujung kabel. Multitester harus menunjukkan hubungan atau berbunyi.
- Tes 3 (Cek Ground): Tempelkan probe pada bodi konektor di kedua ujung kabel. Multitester juga harus menunjukkan hubungan atau berbunyi.
Kesimpulan
Menyolder konektor PL-259 membutuhkan kesabaran dan pengalaman, terutama untuk mengetahui kapan bodi logam sudah cukup panas menerima timah tanpa merusak dielektrik kabel. Dengan solder berdaya memadai dan teknik penataan serabut pelindung yang rapi, Anda dapat menghasilkan sambungan kabel transmisi dengan redaman (loss) yang sangat rendah untuk stasiun radio komunikasi Anda.
Posting Komentar untuk "pasang Konektor PL-259 RG-8 dan RG-58"
Diskusikan artikel ini di kolom komentar. Bagikan pertanyaan, pengalaman, atau solusi Anda mengenai radio komunikasi. Komentar yang relevan akan membantu pembaca lainnya.