Membuat Antena J-Pole 2 Meter untuk Radio Komunikasi

Membuat Antena J-Pole 2 Meter untuk Radio Komunikasi

Antena J-Pole merupakan salah satu antena favorit di kalangan pengguna radio komunikasi VHF karena memiliki gain yang baik, mudah dibuat, dan tidak memerlukan ground plane. Antena ini banyak digunakan untuk komunikasi lokal maupun mengudara lewat repeater.

antenna jpole vhf


J-Pole adalah antena vertikal yang terdiri dari elemen radiator 1/2 lambda dan stub pencocok impedansi 1/4 lambda. Bentuknya menyerupai huruf J sehingga dikenal dengan nama J-Pole.

Kelebihan Antena J-Pole

  • Tidak memerlukan radial.
  • Pola pancaran omnidirectional.
  • Gain lebih baik dibanding antena HT standar.
  • Mudah dibuat dari pipa aluminium atau tembaga.
  • Cocok untuk base station maupun portable.

Bahan yang Dibutuhkan


  1. Pipa tembaga atau aluminium.
  2. Kabel koaksial RG-58 atau RG-8.
  3. Konektor PL-259.
  4. Pipa PVC sebagai penyangga.
  5. Peralatan solder dan tinol

antena jpole vhf 144MHz


Ukuran Antena J-Pole 145 MHz

Bagian Ukuran 

Elemen Panjang 150 cm

Elemen Pendek 50 cm

Jarak Antar Elemen 4 cm

Ukuran tersebut dapat disesuaikan kembali saat proses tuning menggunakan SWR meter.

Cara Pemasangan Kabel

Kabel koaksial dipasang pada bagian stub sekitar 5 hingga 8 cm dari bawah. Posisi titik feedpoint dapat digeser untuk mendapatkan nilai SWR terbaik.

Antena J-Pole banyak digunakan pada stasiun radio amatir, komunikasi komunitas, radio darurat, dan sistem repeater karena performanya yang stabil dan jangkauannya yang cukup baik.

Antena J-Pole merupakan pilihan yang sangat baik bagi pengguna radio komunikasi VHF. Selain mudah dibuat, antena ini menawarkan performa yang baik dengan biaya yang relatif murah sehingga cocok untuk pemula maupun amatir

Posting Komentar untuk "Membuat Antena J-Pole 2 Meter untuk Radio Komunikasi"