Selectivity Receiver

Selectivity Receiver merupakan salah satu parameter penting dalam dunia radio komunikasi yang sering muncul pada spesifikasi teknis perangkat radio profesional. Meskipun tidak sepopuler daya pancar atau sensitivitas receiver, selectivity memiliki pengaruh besar terhadap kualitas penerimaan sinyal.

Receiver yang memiliki selectivity baik mampu membedakan sinyal yang diinginkan dari sinyal lain yang berada di frekuensi berdekatan.

baofeng radio
Radio baofeng

Apa Itu Selectivity Receiver?

Selectivity adalah kemampuan receiver untuk menerima sinyal pada frekuensi yang diinginkan sambil menolak sinyal lain yang berada di frekuensi dekat.

Parameter ini sangat penting pada lingkungan yang memiliki banyak pengguna radio dalam rentang frekuensi yang berdekatan.

Mengapa Selectivity Penting?

Pada pita VHF dan UHF yang padat pengguna, sering terdapat beberapa stasiun yang bekerja pada channel yang berdekatan.

Tanpa selectivity yang baik, receiver dapat menerima gangguan dari channel lain sehingga komunikasi menjadi tidak nyaman.

Bagaimana Selectivity Bekerja?

Selectivity dicapai menggunakan filter RF dan IF yang dirancang untuk melewatkan frekuensi tertentu serta meredam frekuensi lain di sekitarnya.

Semakin baik kualitas filter, semakin baik pula kemampuan receiver membedakan sinyal yang diinginkan.

Selectivity dan Receiver Sensitivity

Banyak pengguna menganggap receiver yang sensitif pasti lebih baik.

Padahal Receiver Sensitivity pada Radio Komunikasi dan selectivity memiliki fungsi berbeda.

  • Sensitivity = kemampuan menerima sinyal lemah.
  • Selectivity = kemampuan menolak sinyal yang tidak diinginkan.

Receiver yang baik harus memiliki keduanya.

Pengukuran Selectivity

Selectivity biasanya dinyatakan dalam satuan desibel (dB).

Semakin besar nilai dB yang dimiliki receiver, semakin baik kemampuan penyaringan sinyalnya.

Nilai Selectivity Kategori
50 dB Cukup
60 dB Baik
70 dB Sangat Baik
>80 dB Profesional

Selectivity dan Adjacent Channel

Selectivity sangat berkaitan dengan kemampuan receiver menghadapi sinyal dari channel yang berdekatan.

Karena itu topik ini sering dibahas bersama Adjacent Channel Rejection yang menjadi salah satu parameter utama kualitas receiver.

Selectivity pada Sistem Repeater

Pada repeater radio komunikasi, selectivity yang baik membantu receiver repeater tetap fokus menerima sinyal pengguna tanpa terganggu oleh sinyal lain yang berada di sekitar frekuensi kerja repeater.

Hal ini sangat penting terutama di lokasi dengan banyak pemancar radio.

Faktor yang Memengaruhi Selectivity

  • Kualitas filter RF.
  • Kualitas filter IF.
  • Desain receiver.
  • Interferensi lingkungan.
  • Kepadatan spektrum frekuensi.

Masalah Akibat Selectivity Buruk

  • Gangguan dari channel tetangga.
  • Audio bercampur dengan sinyal lain.
  • Kesulitan menerima sinyal lemah.
  • Penurunan kualitas komunikasi.

Selectivity dan Radio Profesional

Radio profesional biasanya menggunakan filter yang lebih baik dibanding radio kelas entry-level.

Akibatnya performa selectivity lebih tinggi sehingga komunikasi tetap stabil meskipun berada di lingkungan RF yang padat.

Kesimpulan

Selectivity Receiver adalah kemampuan radio untuk menerima sinyal yang diinginkan sambil menolak sinyal lain yang berada pada frekuensi berdekatan. Parameter ini sangat penting untuk menjaga kualitas komunikasi terutama pada lingkungan yang memiliki banyak aktivitas radio.

Posting Komentar untuk "Selectivity Receiver"